
Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Pesantren Tahfidz Qur’an Syekh Ali Jaber usai pelaksanaan Taklim Akbar di Masjid Syekh Ali Jaber. Setelah menjadi narasumber utama dalam kajian tersebut, Syekh Mohamed Elmongy melanjutkan rangkaian kegiatan dengan memimpin Daurah Al-Fatihah yang diikuti oleh para santri Pesantren Tahfidz Qur’an Syekh Ali Jaber, Selasa 27 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi para santri untuk memperdalam bacaan Surah Al-Fatihah, surat yang menjadi rukun dalam setiap salat sekaligus menjadi fondasi penting dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Selama daurah berlangsung, Syekh Mohamed Elmongy memberikan bimbingan secara langsung mengenai makharijul huruf, sifat-sifat huruf, hingga penyempurnaan bacaan sesuai kaidah tajwid.
Syekh Mohamed Elmongy merupakan Imam Besar Masjid Al-Maqhawy di Kuwait sekaligus akademisi yang saat ini tengah menempuh pendidikan Ph.D di International Islamic University of Malaysia (IIUM). Kehadirannya di lingkungan Pesantren Tahfidz Qur’an Syekh Ali Jaber menjadi bagian dari komitmen pesantren untuk menghadirkan para ulama internasional dalam memperkuat kualitas pendidikan Al-Qur’an bagi para santri.
BACA JUGA: Fungsi Hadis terhadap Al-Qur’an dan Perannya dalam Memahami Wahyu Allah

Dalam kesempatan tersebut, Syekh Mohamed Elmongy menyampaikan apresiasinya terhadap semangat belajar para santri yang mengikuti daurah sejak awal hingga akhir kegiatan.
“Saya sangat bahagia dapat bertemu dengan para santri Pesantren Tahfidz Qur’an Syekh Ali Jaber. Saya melihat semangat yang luar biasa untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Al-Fatihah adalah surat yang kita baca setiap hari dalam salat, sehingga memperbaikinya merupakan investasi ibadah yang tidak pernah berhenti. Saya berharap para santri terus menjaga semangat murajaah dan tidak pernah berhenti belajar Al-Qur’an,” ujar Syekh Mohamed Elmongy.
Direktur Yayasan Syekh Ali Jaber, Syekh Al Mustafa, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar yayasan dalam menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang berkualitas melalui para ulama yang memiliki sanad, keilmuan, dan pengalaman mengajar di tingkat internasional.
BACA JUGA: Mengapa Allah Menyebut Anak Yatim dalam Al-Qur’an? Ternyata Ada Alasan Dibaliknya

“Kami bersyukur Allah Subhanahu wa Ta’ala mempertemukan para santri dengan Syekh Mohamed Elmongy. Kesempatan belajar langsung dari seorang imam besar dan akademisi internasional tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga. Semoga ilmu yang disampaikan dapat diamalkan dan menjadi bekal bagi para santri dalam menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Taklim Yayasan Syekh Ali Jaber, Ustadz Zulkifli Tanor, menjelaskan bahwa Daurah Al-Fatihah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Taklim Akbar yang dirancang agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat umum, tetapi juga memberikan pembinaan secara khusus kepada para santri.
“Kami ingin setiap kunjungan ulama tidak berhenti pada kajian umum saja, tetapi juga memberikan transfer ilmu secara langsung kepada para santri. Daurah seperti ini menjadi sarana bagi mereka untuk memperbaiki bacaan, meningkatkan kualitas tilawah, sekaligus mendapatkan motivasi dari para ulama yang memiliki pengalaman dakwah di berbagai negara,” jelas Ustadz Zulkifli Tanor.
BACA JUGA: Memahami Gharib, Ilmu yang Sering Diabaikan dalam Membaca Al-Qur’an
Para santri mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias. Mereka tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga membaca Surah Al-Fatihah secara bergantian untuk mendapatkan koreksi langsung dari Syekh Mohamed Elmongy. Interaksi tersebut menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus menambah wawasan para santri mengenai pentingnya ketelitian dalam membaca Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini, Pesantren Tahfidz Qur’an Syekh Ali Jaber terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki kualitas bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid serta adab yang diwariskan oleh para ulama.
Daurah Al-Fatihah bersama Syekh Mohamed Elmongy diharapkan menjadi awal dari semakin banyaknya kolaborasi antara Pesantren Tahfidz Qur’an Syekh Ali Jaber dengan para ulama dunia, sehingga para santri memperoleh kesempatan belajar langsung dari guru-guru Al-Qur’an yang memiliki kompetensi dan pengalaman internasional.






