
Pesantren Tahfidz Qur’an Syekh Ali Jaber kembali menorehkan tinta emas dalam mencetak generasi penjaga wahyu ilahi. Pada hari ini, Sabtu (20/6/2026), seorang santriwati bernama Ananda Najminnisa Al-Muhammady melangsungkan ujian hafalan Al-Qur’an tertinggi, yakni Tasmi Kubro 30 Juz secara berkelanjutan dalam satu waktu atau lazim disebut sekali duduk.
Ujian Berat Tasmi Kubro 30 Juz Sekali Duduk yang Sekaligus Mulia
Pelaksanaan Tasmi Kubro 30 Juz bukanlah sebuah proses yang mudah untuk dilalui oleh para santri. Ini merupakan ujian pamungkas di mana seorang hafidzah harus melantunkan seluruh ayat suci Al-Qur’an dari surah Al-Fatihah hingga An-Nas secara hafalan murni tanpa melihat mushaf. Proses ini menuntut ketahanan fisik, konsentrasi tingkat tinggi, serta keikhlasan batin yang luar biasa.
Acara yang penuh dengan khidmat ini dimulai tepat pada pukul 07.30 WIB. Menyadari pentingnya momen spiritual ini, Yayasan Syekh Ali Jaber membuka akses bagi masyarakat luas, keluarga, serta para donatur untuk ikut menyimak. Publik dapat menyaksikan jalannya ujian melalui fasilitas siaran langsung di kanal YouTube resmi Yayasan Syekh Ali Jaber.
Dengan balutan busana muslimah dan cadar yang menjaga kehormatannya, Ananda Najminnisa tampil tenang sembari mendekap mushaf Al-Qur’an hijau sebelum ujian dimulai. Ketenangan ini menjadi cerminan dari persiapan matang yang telah ia lakukan selama menempuh pendidikan di pesantren tahfidz tersebut.
Keberhasilan seorang santri mencapai tahap ujian akhir ini tidak terlepas dari sistem pendidikan yang disiplin. Kepala Divisi Pendidikan Yayasan Syekh Ali Jaber, Ustadz Zulkifli Tanor, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari metode pembelajaran yang terstruktur. Pihak pesantren selalu memastikan kualitas mutqin (kelancaran dan kekuatan) hafalan para santri sebelum mereka diizinkan maju ke tahap ujian publik.
“Ananda Najminnisa telah melewati serangkaian proses murajaah (pengulangan) yang sangat ketat dari para asatidz. Tasmi Kubro 30 Juz sekali duduk ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan bukti otentik atas dedikasi, keistiqamahan, dan kecintaannya yang mendalam terhadap Al-Qur’an,” ungkap Ustadz Zulkifli.
Melanjutkan Estafet Dakwah Almarhum Syekh Ali Jaber
Lahirnya para penghafal Al-Qur’an baru dari lembaga ini merupakan wujud nyata dari visi besar yang selalu digaungkan oleh Almarhum Syekh Ali Jaber semasa hidupnya. Beliau memiliki cita-cita mulia dan memimpikan lahirnya satu juta penghafal Al-Qur’an yang akan menebarkan kedamaian, keberkahan, dan rahmat di seluruh penjuru Nusantara.
Direktur Yayasan Syekh Ali Jaber, Syekh Al-Mustafa, menyampaikan rasa syukur dan haru yang mendalam atas pencapaian Ananda Najminnisa. Beliau menekankan bahwa setiap ayat yang berhasil dilantunkan oleh para santri merupakan aliran amal jariyah bagi para guru, orang tua, dan muhsinin (donatur) yang tak henti mendukung pesantren.
“Lahirnya para hafidzah yang mampu menyelesaikan ujian tasmi dengan mutqin adalah kebanggaan terbesar bagi kami semua. Ini membuktikan secara nyata bahwa amanah dakwah dan cita-cita Almarhum Syekh Ali Jaber terus hidup, bernapas, dan berkembang subur di tengah masyarakat,” tutur Syekh Al-Mustafa.
Harapan dan Inspirasi bagi Generasi Muda Islam
Perjuangan Ananda Najminnisa diharapkan mampu menjadi oase sekaligus inspirasi yang kuat bagi generasi muda Muslim di Indonesia. Di tengah masifnya gempuran era digital dan pergeseran nilai sosial, masih ada pemuda-pemudi tangguh yang rela menghabiskan waktu masa mudanya untuk menjaga kemurnian kitab suci Al-Qur’an.
Pesantren Tahfidz Qur’an Syekh Ali Jaber berkomitmen teguh untuk terus memfasilitasi anak-anak bangsa yang memiliki tekad kuat dalam menghafal kalamullah. Namun, lembaga menyadari bahwa dukungan dari seluruh elemen umat Islam sangat berperan penting dalam menjaga keberlangsungan program pendidikan mulia ini.
Bagi masyarakat luas yang ingin turut serta mengukir jejak kebaikan dalam barisan ini, Anda dapat menyalurkan infak, zakat, atau sedekah guna mendukung operasional pendidikan para santri penghafal Al-Qur’an. Mari bersama-sama kita wujudkan cita-cita Almarhum dengan berdonasi melalui website resmi di yayasansyekhalijaber.com atau dengan mengikuti akun media sosial Yayasan Syekh Ali Jaber. Setiap rupiah yang disalurkan adalah batu bata bagi peradaban Al-Qur’an di masa depan.







