Lahirkan Pengajar Unggul, Syekh Muhammad Jaber Resmi Tutup Program Sertifikasi Guru Al-Qur’an

Pesantren Tahfidz Qur’an (PTQ) Syekh Ali Jaber kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga pengajar Al-Qur’an yang berkualitas dan bersanad. Hal ini ditandai dengan penutupan resmi Program Sertifikasi Guru Al-Qur’an yang berlangsung khidmat di Masjid Yayasan Syekh Ali Jaber, Rabu (24/12/2025).

Acara penutupan ini dipimpin langsung oleh Pembina PTQ Syekh Ali Jaber, Syekh Muhammad Jaber, dan dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, para asatidz, serta puluhan peserta sertifikasi yang telah menyelesaikan masa pelatihan intensif.

Dalam sambutannya, Syekh Muhammad Jaber menekankan bahwa menjadi guru Al-Qur’an bukan sekadar profesi, melainkan sebuah tanggung jawab ukhrawi untuk meneruskan risalah dakwah. Ia mengingatkan para lulusan akan pentingnya menjaga keikhlasan dan kualitas bacaan sesuai kaidah tajwid yang benar.

“Hari ini bukan akhir, melainkan awal dari perjuangan kalian. Menjadi guru Al-Qur’an berarti siap menjadi teladan. Bawa ilmu yang didapat di sini ke seluruh pelosok negeri, lanjutkan cita-cita almarhum Syekh Ali Jaber untuk membumikan Al-Qur’an di Indonesia,” ujar Syekh Muhammad Jaber dengan nada haru di hadapan para peserta.

Prosesi penutupan ditandai dengan penyerahan syahadah (sertifikat) secara simbolis kepada lulusan terbaik, diiringi doa bersama untuk keberkahan ilmu yang telah dipelajari.

Lahirkan Pengajar Unggul, Syekh Muhammad Jaber Resmi Tutup Program Sertifikasi Guru Al-Qur’an

BACA JUGA: Kunci Ketenangan Hati, Memaknai Ayat Al-Qur’an Tentang Pentingnya Menahan Amarah

Standarisasi Metode Pengajaran

Di sela-sela acara, tim media berkesempatan mewawancarai Direktur Yayasan Syekh Ali Jaber, Dr. Essam Al-Mustafa. Beliau menjelaskan urgensi dari program sertifikasi ini dalam peta jalan pendidikan yayasan.

Menurut Dr. Essam, tantangan pendidikan Al-Qur’an saat ini bukan hanya pada kuantitas pengajar, tetapi pada standarisasi metode pengajaran yang mudah diterima namun tetap menjaga keaslian bacaan.

“Alhamdulillah, program sertifikasi periode ini berjalan sangat baik. Kami di Yayasan memiliki visi besar. Kami tidak ingin hanya mencetak penghafal, tapi kami ingin mencetak ‘pencetak’ penghafal,” ungkap Dr. Essam Al-Mustafa saat diwawancarai di lokasi acara.

Dr. Essam menambahkan bahwa kurikulum yang diterapkan dalam sertifikasi ini telah dirancang secara komprehensif, mencakup tahsin (perbaikan bacaan), tahfidz (metode hafalan), serta fiqh mengajar.

“Evaluasi kami sangat ketat. Peserta yang lulus hari ini adalah mereka yang benar-benar memenuhi standar kualifikasi Yayasan Syekh Ali Jaber. Harapan kami, ketika mereka kembali ke daerah atau lembaga masing-masing, mereka membawa satu standar metode yang sama, sehingga kualitas pendidikan Al-Qur’an di Indonesia semakin merata dan meningkat,” tegas Dr. Essam.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan musafahah (bersalam-salaman) antara peserta dan para guru, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di lingkungan Yayasan Syekh Ali Jaber. Program ini diharapkan akan terus berlanjut secara berkala sebagai wujud bakti yayasan kepada umat.

Hubungi kami di : 082260707044

Kirim email ke kamimahirdenganalquranalijaber01@gmail.com