10 Ayat Terakhir Surat Ali Imran, Keutamaan dan Kisah Nabi Membacanya di Malam Hari

10 ayat terakhir Surat Ali Imran adalah ayat 191 sampai 200 yang berisi zikir, tadabbur penciptaan Allah, doa memohon keselamatan, janji pahala, serta perintah untuk bersabar dan bertakwa. Rasulullah ﷺ juga memiliki kebiasaan membaca bagian akhir Surah Ali Imran ketika bangun pada malam hari sebelum melaksanakan salat.

Ayat-ayat ini mengajarkan bahwa hubungan dengan Al-Qur’an bukan hanya melalui bacaan dan hafalan. Seorang Muslim juga diajak untuk merenungkan ayat Allah, berdoa, memperkuat iman, dan mengamalkannya dalam kehidupan.

Kisah Rasulullah ﷺ Membaca Akhir Surat Ali Imran

Kisah ini diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma ketika beliau bermalam di rumah bibinya, Maimunah radhiyallahu ‘anha.

Ibnu Abbas melihat Rasulullah ﷺ bangun dari tidurnya, mengusap bekas tidur dari wajah, kemudian membaca sepuluh ayat terakhir Surah Ali Imran.

Dalam hadis disebutkan

ثُمَّ قَرَأَ الْآيَاتِ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ آلِ عِمْرَانَ حَتَّى خَتَمَ

Artinya

“Kemudian beliau membaca sepuluh ayat terakhir dari Surah Ali Imran hingga menyelesaikan surah tersebut.”

Hadis ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma dalam Shahih al-Bukhari nomor 4570.

Dalam riwayat Shahih al-Bukhari lainnya, Rasulullah ﷺ juga diceritakan bangun pada sepertiga malam terakhir, memandang ke langit, lalu membaca ayat 190 yang berbicara tentang penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang.

Bacaan 10 Ayat Terakhir Surat Ali Imran dan Artinya

Sepuluh ayat terakhir secara penomoran mushaf adalah Ali Imran ayat 191 sampai 200. Rangkaian ayat ini membawa pembaca dari tadabbur penciptaan Allah menuju doa, pengharapan kepada Allah, kesadaran tentang akhirat, hingga perintah menjaga kesabaran dan ketakwaan.

Surat Ali Imran Ayat 191

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَـٰمًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَـٰذَا بَـٰطِلًا سُبْحَـٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Artinya

Orang-orang yang mengingat Allah ketika berdiri, duduk, dan berbaring serta memikirkan penciptaan langit dan bumi. Mereka berdoa agar Allah melindungi mereka dari azab neraka karena segala ciptaan-Nya tidaklah sia-sia.

Surat Ali Imran Ayat 192

رَبَّنَآ إِنَّكَ مَن تُدْخِلِ ٱلنَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُۥ وَمَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ

Artinya

Ya Rabb kami, siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka sungguh telah mendapat kehinaan. Tidak ada penolong bagi orang-orang yang zalim.

Surat Ali Imran Ayat 193

رَّبَّنَآ إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًۭا يُنَادِى لِلْإِيمَـٰنِ أَنْ ءَامِنُوا۟ بِرَبِّكُمْ فَـَٔامَنَّا رَبَّنَا فَٱغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّـَٔاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ ٱلْأَبْرَارِ

Artinya

Ya Rabb kami, kami telah mendengar seruan untuk beriman kepada-Mu lalu kami pun beriman. Ampunilah dosa-dosa kami, hapuskan kesalahan kami, dan wafatkanlah kami bersama orang-orang yang berbakti.

Surat Ali Imran Ayat 194

رَبَّنَا وَءَاتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ ٱلْمِيعَادَ

Artinya

Ya Rabb kami, karuniakan kepada kami apa yang telah Engkau janjikan melalui para rasul-Mu. Jangan hinakan kami pada hari Kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak pernah mengingkari janji.

Surat Ali Imran Ayat 195

فَٱسْتَجَابَ لَهُمْ رَبُّهُمْ أَنِّى لَآ أُضِيعُ عَمَلَ عَـٰمِلٍۢ مِّنكُم مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ بَعْضُكُم مِّنۢ بَعْضٍۢ فَٱلَّذِينَ هَاجَرُوا۟ وَأُخْرِجُوا۟ مِن دِيَـٰرِهِمْ وَأُوذُوا۟ فِى سَبِيلِى وَقَـٰتَلُوا۟ وَقُتِلُوا۟ لَأُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ وَلَأُدْخِلَنَّهُمْ جَنَّـٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ ثَوَابًۭا مِّنْ عِندِ ٱللَّهِ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسْنُ ٱلثَّوَابِ

Artinya

Allah mengabulkan doa mereka dan menegaskan bahwa amal seorang hamba tidak akan disia-siakan, baik laki-laki maupun perempuan. Mereka yang berhijrah, mendapat gangguan di jalan Allah, berjuang dan terbunuh dijanjikan ampunan serta surga sebagai balasan dari-Nya.

Surat Ali Imran Ayat 196

لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى ٱلْبِلَـٰدِ

Artinya

Jangan sampai kehidupan dan aktivitas orang-orang yang ingkar kepada Allah di berbagai negeri membuatmu terpedaya.

Surat Ali Imran Ayat 197

مَتَـٰعٌۭ قَلِيلٌۭ ثُمَّ مَأْوَىٰهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ ٱلْمِهَادُ

Artinya

Apa yang mereka nikmati hanyalah kesenangan yang sementara. Setelah itu tempat kembali mereka adalah Jahanam, seburuk-buruk tempat tinggal.

Surat Ali Imran Ayat 198

لَـٰكِنِ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوْا۟ رَبَّهُمْ لَهُمْ جَنَّـٰتٌۭ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَا نُزُلًۭا مِّنْ عِندِ ٱللَّهِ وَمَا عِندَ ٱللَّهِ خَيْرٌۭ لِّلْأَبْرَارِ

Artinya

Adapun orang-orang yang bertakwa kepada Rabb mereka akan memperoleh surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya sebagai karunia dari Allah, dan apa yang ada di sisi Allah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti.

Surat Ali Imran Ayat 199

وَإِنَّ مِنْ أَهْلِ ٱلْكِتَـٰبِ لَمَن يُؤْمِنُ بِٱللَّهِ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيْكُمْ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِمْ خَـٰشِعِينَ لِلَّهِ لَا يَشْتَرُونَ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ ثَمَنًۭا قَلِيلًا أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ

Artinya

Di antara Ahli Kitab ada yang benar-benar beriman kepada Allah dan kepada wahyu yang diturunkan kepada kaum Muslimin maupun kepada mereka. Mereka tunduk kepada Allah dan tidak menukar ayat-ayat-Nya dengan keuntungan dunia yang sedikit. Bagi mereka pahala di sisi Allah.

Surat Ali Imran Ayat 200

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱصْبِرُوا۟ وَصَابِرُوا۟ وَرَابِطُوا۟ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya

Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah, kuatkan kesabaran, tetaplah teguh dan bersiap siaga, serta bertakwalah kepada Allah agar kalian memperoleh keberuntungan.

BACA JUGA: PTQ Syekh Ali Jaber Ikuti Hari Tasmi’ Al-Qur’an Internasional 2026

Keutamaan dan Kandungan Ayat Penutup Ali Imran

Keutamaan yang paling jelas dan memiliki dasar kuat adalah adanya teladan Rasulullah ﷺ yang membaca ayat-ayat penutup Surah Ali Imran ketika bangun malam. Kita tidak perlu menambahkan janji pahala tertentu yang tidak disebutkan dalam dalil.

Rangkaian ayat ini setidaknya mengajarkan beberapa hal penting.

  • Mengingat Allah dalam berbagai keadaan
  • Merenungkan kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya
  • Memohon ampun dan keselamatan dari neraka
  • Meyakini bahwa Allah tidak menyia-nyiakan amal
  • Tidak terpedaya oleh kesenangan dunia yang sementara
  • Menumbuhkan ketakwaan dan kekhusyukan
  • Bersabar dan istiqamah dalam ketaatan

Nilai tersebut juga penting dalam pendidikan tahfidz. Menghafal Al-Qur’an bukan sekadar mengumpulkan jumlah hafalan. Seorang penghafal Al-Qur’an perlu dibimbing agar ayat yang dihafal turut membentuk cara berpikir, ibadah, kesabaran, dan akhlaknya.

Melalui pendidikan para penghafal Al-Qur’an, masyarakat juga dapat mengambil bagian dalam menjaga keberlangsungan pembelajaran Kalamullah. Sedekah yang diberikan untuk mendukung kebutuhan pendidikan tahfidz menjadi salah satu ikhtiar untuk membantu generasi muda terus belajar, menghafal, dan mendekat kepada Al-Qur’an.

FAQ tentang 10 Ayat Terakhir Surat Ali Imran

10 ayat terakhir Surat Ali Imran dimulai dari ayat berapa

Secara penomoran mushaf, sepuluh ayat terakhir Surah Ali Imran adalah ayat 191 sampai 200.

Mengapa ayat 190 juga sering dikaitkan dengan bacaan malam Rasulullah ﷺ

Karena terdapat riwayat sahih dari Ibnu Abbas yang menyebut Rasulullah ﷺ bangun pada bagian akhir malam, memandang ke langit, lalu membaca Ali Imran ayat 190. Riwayat lain menyebut beliau membaca sepuluh ayat terakhir surah tersebut.

Apakah ayat penutup Ali Imran baik dibaca sebelum tahajud

Terdapat teladan dari Rasulullah ﷺ yang membaca bagian akhir Surah Ali Imran ketika bangun malam sebelum melakukan rangkaian ibadah malam. Karena itu, membaca dan mentadabburinya pada malam hari memiliki landasan dari Sunnah.

Apa kandungan utama ayat-ayat tersebut

Kandungan utamanya adalah zikir, tadabbur, doa memohon ampun, keyakinan terhadap janji Allah, kesadaran tentang kehidupan akhirat, ketakwaan, serta perintah untuk bersabar.

Apakah ada pahala khusus bagi orang yang membacanya

Membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang berpahala. Namun, sebaiknya tidak menetapkan jumlah pahala atau manfaat khusus dari sepuluh ayat ini kecuali berdasarkan dalil yang dapat dipertanggungjawabkan.

Membentuk Generasi yang Hidup Bersama Al-Qur’an

10 ayat terakhir Surat Ali Imran memperlihatkan bagaimana Al-Qur’an membentuk hati dan cara berpikir seorang mukmin. Ada zikir, perenungan, doa, harapan, kesabaran, dan ketakwaan dalam satu rangkaian ayat yang begitu kuat.

Pesantren Tahfidz Qur’an Syekh Ali Jaber berikhtiar mendampingi lahirnya generasi yang bukan hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga tumbuh dengan kecintaan terhadap Kalamullah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Bagi Anda yang ingin ikut mendukung perjuangan pendidikan para penghafal Al-Qur’an melalui sedekah, silakan menggunakan kanal resmi Pesantren Tahfidz Qur’an Syekh Ali Jaber berikut.

Website resmi

pendaftaran.ptqsyekhalijaber.com

WhatsApp Admin

+62 822-4033-4849

Semoga setiap dukungan untuk pendidikan Al-Qur’an menjadi amal yang diterima Allah dan menjadi jalan lahirnya lebih banyak generasi yang membaca, menghafal, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an.

 

Hubungi kami di : 082260707044

Kirim email ke kamimahirdenganalquranalijaber01@gmail.com